Responsive Banner design

Umrah 2015


Umroh?
Kenapa?

Salah satu do'a sulit terkabul adalah..
karena kita masih kebanyakan dosa
masih suka ber maksiat...
Sehingga rezeki tertahan dilangit

Makanya Umroh dulu
kita umroh untuk minta ampunan
kikis dosa ampe bersih.
Dapetin ridho Allah
bertamu ke rumahNYA..

Doa di depan Kabah
sholat di Masjidil Haram biar diganjar pahala 100.000 Kali

abis itu..
yaaa,,,ujung ujungnya MINTA & MEMOHON
dikeluarkan dari segala kesulitan
diberi kemudahan & kesehatan
dilapangkan Rezekinya

dan Jangan lupa

MINTA
dimampukan untuk ber HAJI
untuk kunjungan berikutnya
Sebelum AJAL tiba...

Sabda Nabi SAW, Ilmu itu milik Allah, barangsiapa menyebarkan ilmu demi kebaikkan Insya Allah, Allah akan menggandakan 10 kali lipat kepadanya.

Bantu sebar ya teman Muslim,
Cukup Tekan Share / Bagi & Like

Pusat Informasi haji Plus dan Umroh
www.gsmhajiumroh.com

WA 081298216016
BB 793B1C79

Memilih Travel Haji dan Umroh yang baik, aman, dan bertanggung jawab

Yang perlu diperhatikan sebelum penentuan agen perjalanan diantaranya adalah:

Situasi dan Waktu

Haji-
Situasi yang mendesak sesudah lihat situasi daftar antri untuk naik haji saja ditunda sampai satu tahun lebih lantas baru jamaah dapat berangkat naik haji.Terlebih lagi tiap-tiap hari kuota haji terus mengalami kenaikan akibat ada dana talangan dari beragam bank penyedia dana talangan haji hingga kuota semakin cepat habis.

Umroh -
Jika Anda memilih pergi umrah di musim liburan, menjelang musim haji atau menjelang Ramadhan, maka biaya yang dikeluarkan pasti akan lebih besar. Pertama karena pada musim-musim tersebut biasanya peminat umrah meningkat. Kedua, pada saat ini terjadi persaingan ketat antar sesama meskapai penerbangan. jika Anda ingin mencari Biaya Harga #PaketUmrohMurah, ambillah paket umrah pada bulan Januari hingga Mei. Pada semester ini, harganya biasanya lebih murah dibandingkan paket umrah untuk bulan Juli hingga Oktober atau Desember.

Usia dan Fasilitas

Terkadang untuk jamaah yang sudah lansia, kekhawatiran mereka terhadap usia yang terbilang tidak muda untuk menanti keberangkatan haji yang tertunda sampai 4 atau 9 tahun lagi merupakan suatu hal yang sulit.Karenanya mereka lebih
memilih menunaikan ibadah umrah terlebih dulu. Alasannya tak hanya biaya ibadah yang terbilang mudah, pengurusannya lebih cepat serta mudah di banding haji.Belum lagi jika dengan fasilitas yang di pasang.Misal fasilitas yang di berikan antara Haji Plus dan Haji Reguler
Bagi Anda yang alasan tidak dapat meninggalkan pekerjaan kantor dalam waktu lama ataupun alasan lainnya.Memilih haji plus adalah pilihan yang tepat bagi Anda.Banyak travel dan biro perjalanan haji onh plus yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan Jamaah.

Travel plus umroh akan memberikan beberapa penawaran harga sesuai dengan fasilitas/paket dengan jangka waktu yang kita pilih.

Misalnya jika kita memilih paket yang di tenda mina ada AC tentunya beda dengan harga yang tanpa AC di tenda mina.Jika kita memilih paket yang sekamar bertiga atau berdua termasuk juga jenis hotel serat fasilitas penunjang lainnya :
1) Manasik di Indonesia
2) Pembimbing ibadah
3) Dokter pendamping
4) Pengurusan dokumen visa dan surat rekomendasi keberangkatan
5) Maskapai penerbangan dan kelas yang di gunakan
- Apa maskapai penerbangan yang dipakai?
6) Konsumsi dan akomodasi hotel
- Selama hari-hari haji atau umroh, apa jenis makanan yang akan diberikan kepada kami?
- Berapa jauh Hotel kami dari Masjid al haram dan Masjid nabawi?
7) Transportasi full AC selama di Arab saudi
guide/pemandu/muthawif berpengalaman
9) Penanganan air port
10) pengangkut barang (porter)
11) Ziarah dan city tour
12) Asuransi
14) Air zam -zam
15) Tenda berAC selama di Arafah dan Mina
16) Buku album dan cd kenangan
17) Mintalah itinerary ke travelnya

Untuk itulah pilihlah travel atau biro yang terbaik, berpengalaman dan mempunyai track record yang baik pula.Sangat di sarankan untuk bertanya pada rekan atau kerabat yang telah menggunakan jasa biro atau travel haji umroh. Carilah informasi sebanyak mungkinmengenai paket perjaalanan haji ini, tiga sampai lima agen travel sudah cukup memberikan gambaran mana yang Anda pilih sesuai kebutuhan.

Pastikan travel umroh memilki legalitas yang jelas lengkap dan masih berlaku,

Surat Izin Usaha Biro Perjalanan Umum
Surat Izin Tetap Usaha Pariwisata
Tanda Daftar Perusahaan
NPWP Perusahaan
Surat Keterangan Domisili Perusahaan
SK Menkeh. Akta Pendirian Perusahaan
SK Depag. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh – sebagai penyelenggara perjalanan Ibadah Haji Khusus
SK Depag. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh – sebagai penyelenggara perjalanan Ibadah Umroh
Sertifikat Anggota Amphuri
Sertifikat Lembaga Bisnis Syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI
Cukup banyak Tour & Travel / Biro penyelenggara Umroh dan Haji plus abal-abal yang tidak memiliki ijin resmi dan melayani pendaftaran umroh dan haji plus yang kemudian di sub-kan kepada Biro Penyelenggara Umroh & Haji Plus yang memiliki ijin resmi.

Cek : Daftar Travel Umroh Resmi

Pilihlah travel umroh yang memiilki pengalaman dan jam terbang yang cukup atau Track Record Bagus

Tahun berapa travel itu berdiri : Semakin lama perusahaan tersebut berdiri, berarti perusahaan tersebut telah memiliki pengalaman yang cukup matang sebagai penyelenggara perjalanan umroh / haji plus
Berapakali memberangkatkan Jamaah : Semakin sering / rutin perusahaan tersebut memiliki jadwal pemberangkatan jamaah, berarti perusahaan memiliki kredibilitas dan kerjasama yang baik dengan instansi2 terkait (Dept. Imigrasi untuk urusan Pasport dan Visa, Dept. Kesehatan untuk urusan vaksin manginitis, Maskapai Penerbangan, Hotel, Catering, Transportasi dll) untuk memback-up jadwal pemberangkatan yang pasti
Berapa jamaah yang sudah diberangkatkan : Semakin banyak jumlah jamaah yang berangkat, berarti tingkat kepercayaan jamaah pada perusahaan tersebut sudah sangat baik dan semua itu adalah kembali pada kepuasan pelayanan jamaah

Jangan tergiur dengan harga yang sangat murah apalagi gratisan, Teliti harga yang ditwarkan apakah pantas atau tidak.

Jika harga yang ditawarkan ”lebih murah” daripada harga pada umumnya, bisa jadi ada komponen biaya yang dikurangi antara lain :
Akomodasi Pesawat yang digunakan
Hotel tempat menginap
Sarana transportasi / bus yang digunakan
Menu Catering yang disediakan
Tempat2 wisata ziarah / ibadah yang dikunjungi
Pelayanan SDM di Tanah Suci
Pastikan kantornya jelas, kalau perlu dan harusnya kita datangi dulu kantornya sebelum mengambil keputusan untuk berangkat umroh
Bila kantor perusahaan yang anda pilih jauh dari tempat tinggal anda, anda bisa meminta bantuan ‘saudara’ atau ‘kerabat’ yang dekat dengan lokasi perusahaan tersebut, sebagai wakil Anda

Transfer Dana
Segala jenis transaksi pembayaran, hendaknya semua dilakukan dengan sistem transaksi pembayaran melalui jasa perbankan (transfer / debit rekening) atau seandainya Anda melakukan pembayaran secara tunai, hendaknya dilakukan langsung pada kasir perusahaan dengan mendapatkan bukti pembayaran beryupa Invoice Pembayaran dengan cap perusahaan.Transfer dana dilakukan ke rekening atas nama perusahaan, hindari pembayaran ke rekening atas nama pribadi walaupun ”yang bersangkutan” adalah penangung-jawab perusahaan tersebut.

-----------------------
PT. Gema Shafa Marwa

Phone 021 87782122
WA 081298216016-Hananto
Pin 793B1C79
www.gsmhajiumroh.com
www.gemashafamarwa.co.id

Perjalanan Haji dari masa ke masa

Berbeda dengan sekarang, para jamaah Haji di masa lampau untuk pergi ke Tanah Suci mengalami ujian yang sangat berat bahkan tidak sedikit yang meninggal dan tersesat hilang dalam perjalanan menuju ke Tanah Suci. Begitu juga perjalanan kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah Haji, bisa kembali ke tanah air adalah suatu mukjizat. Berikut adalah foto-foto perjalanan ibadah Haji di masa lampau (Tahun 1953):















Setelah melihat foto-foto diatas lalu anda bandingkan dengan perjalan ibadah Haji saat ini jelas sangat jauh berbeda. Perjalanan Ibadah Haji saat ini jauh lebih mudah, cepat dan nyaman. Tapi ironisnya masih banyak umat muslim yang sudah mampu secara materi masih enggan untuk melaksanakan ibadah Haji dengan alasan yang "indah" belum mendapat panggilan dari Allah.

Cobalah ambil hikmahnya setelah anda membaca artikel ini dan melihat foto-foto diatas bukankah secara tidak langsung Allah telah memanggil anda untuk menunaikan ibadah Haji? 

Selama hidup di dunia, Allah melakukan 3 panggilan bagi umat muslim yaitu:
1. Panggilan adzan, Allah memanggil kita untuk melaksanakan ibadah sholat fardu.
2. Panggilan Haji, Allah memanggil kita untuk menjadi tamu Nya di Tanah Suci bagi yang sudah mampu.
3. Panggilan Kematian, Allah memanggil kita jika umur kita sudah habis di dunia ini.
Jangan sampai Panggilan ke 3 tiba tapi kita belum sempat memenuhi panggilan yang ke 2, ayo jangan ragu segeralah melaksanakan ibadah Haji?

Bagi anda yang belum mampu secara materi, jangan berputus asa dan pasrah dengan keadaan. Mulailah diniatkan dengan bulat dalam hati, jangan hanya sepintas saja. lalu mulailah berusaha menabung walaupun hanya kecil jumlahnya. Insya Allah, Allah akan membukakan jalan untuk anda berangkat menunaikan ibadah Haji.

Jalan Kaki Ke Tanah Suci, Kitapun BISA!

Seorang lelaki Muslim Senad Hadzic, 47 berjalan kaki sejauh 5700 km atau tepatnya 5,650km dari Bosnia menuju Mekah, Arab Saudi, guna menjalankan ibadah haji. Kepada BBC dia mengaku, Allah menjaganya ketika dia berjalan melintas negara yang sedang berkecamuk perang, Suriah. Hadzic mengatakan dia menghabiskan beberapa jam di perbatasan Suriah, tawar menawar dengan petugas imigrasi untuk mendapatkan visa. Kemudian dia berhasil bernegosiasi melewati beragam pos penjagaan - diantaranya dijaga oleh tentara pemerintah, dan yang lainnya dijaga pemberontak. "Beberapa diantara mereka bahkan mencium Qur'an yang saya bawa," katanya. Haji ke Mekkah merupakan rukun ke lima Islam - tugas yang dilakukan Muslim jika mampu setidaknya sekali dalam hidup.

Hadzic memulai perjalanannya di sebuah kota dekat ibukota Bosnia, Sarajevo, akhir tahun lalu. Dan cobaan pertama yang harus dia hadapi adalah melewati suhu minus 35 derajat Celcius di Bulgaria. "Setiap harinya tidak semakin mudah, setiap hari selalu susah. Tetapi sekaligus mengasyikan pada saat bersamaan," katanya. Ketika dia mendapatkan visa Suriah, dia mengatakan, seorang petugas tentara Presiden Bashar al-Assad meminta saya untuk berdoa untuknya di Mekah, jika saya berhasil keluar dari Suriah hidup-hidup".

"Jalanan diantara perbatasan di mana saya masuki, dan kota Aleppo penuh dengan batu-batu besar. Pemberontak melemparkan batu agar mobil dan bas sukar bergerak. Orang dengan keluarga jelas sukar keluar dengan mobilnya."
 

Dia kemudian mengatakan bahawa mendapatkan visa Suriah ""tidak ada artinya - karena seorang pejuang pemberontak bisa keluar dari ladang jagung dan meminta pasport anda".
 
"Tidak ada yang menembak saya. Saya dihentikan oleh orang bersenjata memeriksa pasport saya. Tetapi ketika saya mengatakan saya dalam perjalanan menuju Allah, baik pemberontak mau pun tentera Presiden Assad membiarkan saya pergi." Selain membawa al Qur’an Hadzic juga membawa Injil di tas punggungnya, dia mengaku membawa kedua kitab suci tersebut "kerana saya orang yang sangat agamis".
 
"Jika saya tidak percaya kepada Allah bahwa dia bersama saya, melindungi dan menjaga saya, saya mungkin tidak akan mampu melewati Bulgaria, apalagi Mekah."
 
"Saya berjalan melintas tujuh negara, dua gurun, sejauh 5,700 kilometer, tanpa uang, hanya dengan sebuah tas punggung seberat 20 kilogram," katanya kepada BBC.
 

Hadzic akhirnya sampai ke Mekkah pada Sabtu (20/10) dan langsung sujud dan berdoa di tanah suci. Subhanallah.

Kisah Senad Hazdic itu diabadikan dalam sebuah buku berjudul
 Naik Haji Jalan Kaki 5700 Km dari Bosnia. []

Harga Umroh PT. GSM - Gema Shafa Marwa 2014

Harga Umroh PT. GSM - Gema Shafa Marwa 2014

Harga mulai $1850

umroh reguler(Januari, Febuari, Maret, April, Mai, Juni) Umroh Liburan, Umroh Ramadhan, Umroh Itikaf Makkah,Umroh Itikaf Madinah.
Pendaftran Haji umroh hubungi :

Hananto - 081269216016
 

Hukum dan Sunnah Mencium Hajar Aswad

Mencium Hajar Aswad hukumnya hanyalah sebatas sunnah. Namun, obsesi dari jamaah haji dalam menjalankan sunnah ini begitu menggebu-gebu.

Sebagian mereka bahkan rela berdesak-desakan hingga saling dorong demi melaksanakan sunnah tersebut. Namun, bagaimanakah tata cara mencium Hajar Aswad yang disunnahkan Rasul?

Dalam fiqh, mencium Hajar Aswad disebut dengan istilam. Secara terminologi, istilim diartikan sebagai salah satu bentuk ibadah yang diajarkan ketika melakukan ibadah haji yang dilak-sanakan dengan cara mencium atau mengusap Hajar Aswad, yang ter-dapat di sisi Ka’bah, ketika melakukan tawaf.

Dari beberapa hadis Nabi yang berkaitan dengan istilam, dapat diketahui bahwa istilam yang disunatkan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara sesuai dengan kondisi haji yang melakukannya, yaitu:

a. Bagi jamaah haji yang memperoleh kesempatan untuk mendekati Hajar Aswad dapat melakukannya dengan cara mencium dan meletakkan kedua pipi di atasnya. Hal ini diterangkan dalam satu riwayat yang diterima dari Ibnu Umar yang mengatakan sebagai berikut:

"Rasulullah SAW mendatangi Hajar Aswad dan menciumnya kemudian ia meletakkan kedua pipinya (di atas batu) sambil menangis. Kemudian beliau berkata, “Di sinilah ditumpahkan banyak air mata.” (HR. al-Hakim).

b. Bagi jamaah haji yang tidak bisa meletakkan kedua pipinya di atas Hajar Aswad, cukup dengan mencium saja dan menundukkan kepala kepadanya sebagaimana isyarat penghormatan. Hal ini dipahami dari riwayat yang diterima dari Ibnu Abbas sebagai berikut:

“Ibnu Abbas mencium Hajar Aswad dan menundukkan kepala kepadanya.” (HR. Al- Hakim dan Muslim).

c. Bagi Jamaah haji yang tidak memperoleh kesempatan dapat melakukannya dengan mengusapnya dengan tangan, kemudian mencium tangan tersebut sebagaimana ini dipahami dari riwayat yang diterima dari Nafi’;

“Aku melihat Umar Ibn al-Khatab mengusap Hajar Aswad dengan tangannya kemudian ia mencium tangannya berkata; "Aku tidak pernah meninggalkannya sejak aku melihat Rasul SAW melakukannya." (HR. Bukhari dan Muslim).

d. Bagi jamaah haji yang tidak sempat menciumnya, cukup dengan cara mengusapkan tongkat dan kemudian mencium tongkatnya. seperti diterangkan dalam riwayat dari Abi Thufail yang berkata;

“Aku melihat Rasulullah SAW tawwaf di Baitullah dan mengusap Hajar Aswad dengan tongkatnya kemudian mencium tongkatnya' (HR. Muslim).

e. Bagi jamaah haji yang tidak sanggup melaksanakan dengan cara- cara yang disebut di atas cukup dengan melambaikan tangan ke arahnya lalu mengecup tangan sambil terus berjalan dan membaca takbir. Hal ini dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadis berikut:

Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW berkata kepada Umar, “Hai Umar engkau adalah seorang yang kuat, jangan engkau berdesak-desakan untuk mendekati Hajar Aswad lalu kamu menyakiti yang lema h. Jika kamu memperoleh kesempatan maka ciumlah Hajar aswad itu. Jika tidak, cukup dengan takbir dan terus berjalan." (HR. Al-Syafi’i).

Namun demikian pelaksanaan yang Iebih utama ialah dengan cara yang pertama, namun harus diperhatikan, janganlah berdesak-desakan yang mengakibatkan orang-orang yang terluka fisiknya atau teraniaya. Maka dengan sendirinya keutamaan cara yang pertama itu tidak lagi beriaku.

Menghindari berdesak-desakan mendekati Hajar Aswad Iebih baik dari menciumnya dan melakukannya dengan cara lain yang dianjurkan. Istilam cukup dilakukan pada putaran pertama ketika melaksanakan tawaf, tetapi jika mungkin, dilakukan pada setiap putaran.

www.gsmhajiumroh.com

Janji-Janji Allah dalam Al Quran

Janji-Janji Allah dalam Al Quran

Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.

Hadits di atas adalah hadits yang sangat menginspirasi. Berbekal petunjuk tersebut, dalam kesempatan ini saya ingin menjadi bagian dari orang-orang terbaik tersebut. Disadari bahwa masih ada banyak hal dalam Al Quran yang belum terinternalisasi dalam diri ini. Perlu waktu khsusus yang harus dialokasikan untuk mempelajari dan mengajarkannya, tak sekedar mempelajari dan mengajarkan bagaimana membacanya melainkan juga mempelajari dan mengajarkan kandungan isinya yang merupakan petunjuk manual yang diberikan Allah kepada manusia. Maka dari itu mempelajari Al Quran bisa dinyatakan sebagai sebuah kebutuhan dan suatu kewajiban yang mau tidak mau harus dilakukan. Tapi kewajiban ini tentu bukan sembarang kewajiban, toh kewajiban inilah yang akan menyelamatkan diri kita dari ketersesatan hidup di dunia. Alangkah lebih baik jika proses pembelajaran makna Al Quran menjadi suatu yang dikhususkan misalnya belajar menimba ilmu bahasa arab dan tafsir dan tidak hanya berdasar pada terjemahan ma’nawinya. Namun daripada tidak sama sekali, terjemahan ma’nawi yang sudah banyak dicetak di Indonesia adalah salah satu yang memudahkan proses pembelajaran ini. Karena Allah maha Pemberi Petunjuk, terutama kepada hamba-hambaNya yang berikhtiyar menjalani proses pembelajaran dari Al Quran, lagipula terlepas dari bentuk terjemahan ma’nawinya, terjemahan yang biasa digunakan ini telah banyak membantu banyak orang memahami kandungan Al Quran. Ada pembahasan sendiri seharusnya mengenai konsep terjemah dan tafsir Al Quran, dan untuk itu, saya belum memiliki kafaah, namun izinkanlah saya menyampaikan sedikit pengetahuan yang saya terima dari Ustad Moh Shofwan MA dalam kajian tatsqif DPC Cempaka Putih yang menyatakan bahwa istilah yang tepat untuk terjemahan yang biasa terdapat dalam Mushaf Al Quran yang sering kita baca adalah yang mungkin bisa disebut terjemahan ma’nawi, karena berdasarkan penuturan beliau “menerjemahkan Al Quran adalah haram”, yang ada adalah “menerjemahkan tafsir Al Quran”. Karena ada banyak kata dalam Al Quran yang tidak mampu diterjemahkan ke dalam bahasa selain bahasa Al Quran itu sendiri. Misalnya definisi sabar dalam Al Quran dalam beberapa konteks, tidaklah sama dengan sabar yang ada dalam Bahasa Indonesia (mengenai detail masalah ini lebih lanjutnya bisa ditanyakan kepada Ustad yang bersangkutan atau kajian Al Quran yang lain)
****
Ketika dalam perenungan pembelajaran, mengingat bahwa Allah tidak akan melanggar janjiNya, aku menelusuri aplikasi Al Quran yang ada dalam laptop. Dan mengetik kata kunci “janji” untuk mengetahui kira-kira tentang serba serbi janji Allah. Dalam keisengan tersebut, ada 2 hal yang saya temukan. Pertama adalah tentang karakteristik janji Allah berdasarkan terjemahan ma’nawi aplikasi Al Quran tersebut, dan kedua adalah tentang konten janji Allah itu sendiri. Sebagai orang awam yang juga tidak memiliki kafaah dalam menerjemahkan maupun menafsirkan Al Quran, hanya mengandalkan penelusuran terjemah ma’nawi al quran saja, maka berikut adalah penjelasannya.
  1. Karakteristik janji Allah SWT berdasarkan terjemah ma’nawi Al- Quran
    1. Janji Allah adalah benar, hal ini tercantum dalam beberapa ayat, di antaranya adalah sebagai berikut:
i.      Dzulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”. (QS 18:98)
ii.      Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi. (QS 40:55)
iii.      Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. (QS 35:5)
iv.      Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.(QS 31:33)
v.      Dan bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan kamu. (QS 30:60)
vi.      Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS 14:22)
  1. Allah tidak akan menyalahi atau mengingkari janji yang telah ditetapkannya, ayat-ayat dalam Al Quran yang memperkuat pernyataan tersebut adalah:
i.      Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.” Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”(QS 2:80)
ii.      Dan mereka mengucapkan: “Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam syurga di mana saja yang kami kehendaki; maka syurga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”.(QS 39:74)
iii.      Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya. (QS 39:20)
iv.      (Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS 30:6)
v.      dan mereka berkata: “Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi”. (QS 17:108)
  1. Allah tidak mengubah janji-Nya
i.      Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan> di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS 10:64)
ii.      Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu. (QS 6:34)
  1. Janji yang telah ditetapkan oleh Allah SWT meliputi balasan pahala bagi hamba-hambaNya yang menjalankan perintahNya dan balasan siksa yang ditujukan kepada hambaNya yang ingkar serta janji Allah akan datangnya hari pembalasan, beberapa ayat yang menjelaskan perihal janji Allah kepada orang-orang beriman tersebut adalah sebagai berikut:
Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya keni’matan hidup duniawi . kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)? (QS 28:61)
Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya).(QS 26:16)
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS 24:55)
yaitu syurga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati. (QS 19:61)
Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ? (QS 4:122)
Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah. lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur’an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS 9:111)
Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka (QS 46:16)

Dan janji Allah untuk orang-orang yang durhaka padaNya disampaikan pada ayat berikut:
Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan bacaan itu gunung-gunung dapat digoncangkan atau bumi jadi terbelah atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat berbicara, (tentulah Al Quraan itulah dia) . Sebenarnya segala urusan itu adalah kepunyaan Allah. Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Dan orang-orang yang kafir senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi dekat tempat kediaman mereka, sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (QS:13:31)

Sementara janji Allah tentang datangnya hari pembalasan disampaikan dalam beberapa ayat berikut:
(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran – lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. (QS 21:104)
Demikian tulisan ini saya sampaikan, semoga menjadi penguat hati dalam meyakini janji-janji Allah yang telah ditetapkanNya, karena sangat jauuuuh berbeda dari kita para manusia yang mudah sekali mengingkari janji, janji Allah adalah pasti kebenarannya dan pasti dalam pemenuhannya.

www.gsmhajiumroh.com

Jangan Tinggalkan Puasa Arofah

Bagi orang yang tidak berhaji dianjurkan untuk menunaikan puasa Arofah yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah. Hal ini berdasarkan hadits Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ “
Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” <HR. Muslim> 
Hadits ini menunjukkan bahwa puasa Arofah lebih utama daripada puasa ‘Asyuro. Di antara alasannya, Puasa Asyuro berasal dari Nabi Musa, sedangkan puasa Arofah berasal dari Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Keutamaan puasa Arofah adalah akan menghapuskan dosa selama dua tahun dan dosa yang dimaksudkan di sini adalah dosa-dosa kecil. Atau bisa pula yang dimaksudkan di sini adalah diringankannya dosa besar atau ditinggikannya derajat. Sedangkan untuk orang yang berhaji tidak dianjurkan melaksanakan puasa Arofah. 
Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata, أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَفْطَرَ بِعَرَفَةَ وَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ أُمُّ الْفَضْلِ بِلَبَنٍ فَشَرِبَ “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berpuasa ketika di Arofah. Ketika itu beliau disuguhkan minuman susu, beliau pun meminumnya.” <HR. Tirmidzi> 
Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar bahwa beliau ditanya mengenai puasa hari Arofah di Arofah. Beliau mengatakan, 
حَجَجْتُ مَعَ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَلَمْ يَصُمْهُ وَمَعَ أَبِى بَكْرٍ فَلَمْ يَصُمْهُ وَمَعَ عُمَرَ فَلَمْ يَصُمْهُ وَمَعَ عُثْمَانَ فَلَمْ يَصُمْهُ. وَأَنَا لاَ أَصُومُهُ وَلاَ آمُرُ بِهِ وَلاَ أَنْهَى عَنْهُ “Aku pernah berhaji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau tidak menunaikan puasa pada hari Arofah. Aku pun pernah berhaji bersama Abu Bakr, beliau pun tidak berpuasa ketika itu. Begitu pula dengan ‘Utsman, beliau tidak berpuasa ketika itu. Aku pun tidak mengerjakan puasa Arofah ketika itu. Aku pun tidak memerintahkan orang lain untuk melakukannya. Aku pun tidak melarang jika ada yang melakukannya.” <HR. Tirmidzi> 
Dari sini, yang lebih utama bagi orang yang sedang berhaji adalah tidak berpuasa ketika hari Arofah di Arofah dalam rangka meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Khulafa’ur Rosyidin (Abu Bakr, ‘Umar dan ‘Utsman), juga agar lebih menguatkan diri dalam berdo’a dan berdzikir ketika wukuf di Arofah. Inilah pendapat mayoritas ulama. Dari artikel 'Amalan Sholih di Awal Dzulhijah — Muslim.Or.Id'

Pembangunan Masjidil Haram Terbaru

Pembangunan Masjidil Haram Terbaru

Pembangunan Masjidil Haram Terbaru
Kontraktor dan pekerja asal Indonesia turut kecipratan rejeki dari perluasan ini. Kuota Haji Indonesia pun kelak dapat bertambah lagi.

Mengunjungi Haramain (Makkah dan Madinah), baik untuk berhaji maupun umrah, niscaya jadi impian setiap orang Islam. Ibadah ini memang bersyarat berat, namun keutamaan dan ganjarannya juga dahsyat.
Sekretaris Majelis Fatwa Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Ustadz H Syamsul Bahri, mengemukakan hadits-hadits tentang fadhilah haji/umrah, antara lain adalah:
 Haji dan umrah adalah sebaik-baik amal setelah iman kepada Allah dan Rasul-Nya dan jihad Fi Sabilillah (HR Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah ra dalam Shahih Bukhari hal 26 dan 1519; Shahih Muslim hal 161-162)
 Orang yang pergi haji berada dalam jaminan Allah SWT. (HR.Imam Al Humeidi dan Nueim dari Abu Hurarah ra)
 Bekal haji/umrah setara dengan nafaqah jihad Fi Sabilillah (Imam Ibnu Hajar Al Asqalani. Al Ishabah, Juz 3:132, berdasarkan  Tafsir Umar bin Khathab terhadap Qs.2:245, 261 dan perkataan Buraidah sebagaimana disebutkan dalam Musnad Ahmad, 3:354-355)
 Berangkat haji/umrah adalah safar menuju Allah, mereka adalah tamu istimewa; wafdullah wa dhuyufur-rahman (HR Ibnu Majah & Ibnu Hibban dari Ibnu Umar)
 Perjalanan Haji/Umrah itu adalah safar istijabah, jika mereka berdo'a; Allah ijabahi, jika mereka memohon; Allah akan penuhi. Wa'inistaghfarûhu ghafara lahum; wa 'insa'alûhu fa a'thâhum. (Hadits Shahih, HR Imam Nasa'i,Turmudzi,Ibnu Hibban)
 Naik haji/umrah itu bisa membantu mengikis kefakiran (yanfiyâni’l-faqri) [Shahih Turmudzi no. 810, Shahih Ibnu Majah no. 2887 dari Ibnu Mas’ud] bisa menambah umur panjang (yaziydâni fil ajal) [HR.Baihaqi dalam As Syu’ab, Juz 9:131]
 Haji-umrah itu adalah jihadnya wanita dan orang-orang yang udzur (HR. Ibnu Majah no. 2901, Daruquthni no. 214-5, Thabarani no 511, 708,  juga dalam Bukhari, al-Fath. 3/381 dari 'Aisyah dan Ummu Salamah), sedang bagi laki-laki berfungsi sebagai kaffârah (pemutih dosa) [Shahih Bukhari [al Fath,3597]; Shahih Muslim [2/983]dari Abu Hurairah]
 Jama'ah haji yang wukuf di 'Arafah, Allah Ta'ala banggakan di hadapan para Malaikat, dan Allah bebaskan dari jilatan api neraka (Shahih Muslim 2/983)
 Thawaf di Ka'bah dan istilam di Hajar Aswad, kelak menjadi saksi di hari Qiamat (Shahih Tirmidzi (1/282)
 Hari wukuf di 'Arafah adalah hari terbaik, tempat terbaik, waktu terbaik bagi terkabulnya doa.( Shahih Tirmidzi (3/184)
 'Alâ Mâsyâ'al-lâh; jika dia wafat saat manasiknya, kelak akan dibangkitkan dengan pakaian ihramnya dalam keadaan bertalbiyah (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari' 3/135 no:265)
 Balasan haji/umrah yang mabrur tiada lain adalah ampunan (Fathul Bari' Syarah Shahih Bukhari, 3/381) dan surga. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW berwasiat: Rombongan Haji & Umrah adalah Tamu Allah. Jika ia berdoa, Allah akan kabulkan. Jika minta ampun, Allah ampuni. Jika ia meminta rizqi, Allah akan berikan (HR Ibnu Majah & Ibnu Hibban dari Ibnu Umar)
Tak kurang dari 12 juta orang beribadah di Makkah dan Madinah setiap tahun. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat hingga 17 juta jamaah jelang 2025.
Alhamdulillah, kafilah haji/umrah Indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Setiap bulan, tak kurang dari 2000 orang kita pergi umrah. Sedangkan setiap tahun, sekitar 200 ribu orang Indonesia pergi haji.
Tidak imbangnya antara jumlah calon haji dan kuota haji, membuat antrian (waiting list) jamaah haji dari tahun ke tahun semakin mengular. Data dari sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) menunjukkan jika antrian haji mencapai angka dua juta lebih jamaah.
Rincian data di siskohat 2013 menunjukkan jika jumlah calon jamaah yang sudah membayar setoran awal mencapai 2.229.771 orang. Dengan jumlah kuota tetap jamaah haji Indonesia sebesar 194 ribu per tahun, otomatis sisa waiting list setelah dipotong pemberangkatan haji tahun 2013 ini adalah 2.035.771 orang. Masa tunggu paling panjang dialami calon haji asal Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan masing-masing 16 tahun. Begitupun, tidak mengurangi minat masyarakat lainnya untuk berhaji.
Inspektur Jenderal Kementerian Agama M. Jasin mengatakan, memang sempat ada masukan supaya Kemenag mengerem laju pendaftar haji. Bahkan usulan paling ekstrim yaitu moratorium atau penghentian sementara pembayaran setoran awal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). "Kalau usaha mengerem belum ada, karena ibadah haji itu hak setiap warga negara yang beragama Islam," ujarnya kepada wartawan, 8 April 2013.
Maka, mantan komisioner lembaga anti rasuah itu mengatakan, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag menciptakan situasi bagi masyarakat yang mengantri itu legowo. "Dan yang penting harus ada sistem supaya masyarakat tidak saling serobot dalam antrian. Harus urut kacang," kata Jasin.
Ghirah calon jamaah haji/umrah juga dipikirkan Khadimul Haramain (Pelayan Dua Tanah Suci), yaitu Raja Arab Saudi.
Pada 26 Agustus 2011, Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz meletakkan batu pertama dimulainya proyek akbar perluasan Masjidil Haram.
Dilansir Gulf News, perluasan akan menambah areal masjid seluas 400.000 meter persegi. Hal ini membuat daya tampung Masjidil Haram bertambah menjadi 1,2 juta orang.
Proyek akbar tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran 40 milyar Real Saudi atau sekitar Rp 91 Triliun. Menurut petinggi Dewan Haramain di Arab Saudi, pembangunan menggunakan tenaga mekanik dan sistem elektrik paling mutakhir.
Raja Abdullah mengatakan, perluasan Masjidil Haram akan meningkatkan kapasitas Masjidil Haram, baik itu ruang ibadah maupun ruang terbuka. Perluasan juga akan mengurangi kepadatan jamaah haji, saat melakukan ibadah di sekitar Masjidil Haram.
Selain itu, fasilitas modern lain juga akan dipasang untuk melengkapi pembangunan Masjidil Haram. Antara lain, pembuangan sampah dan sistem keamanan modern.

Selain itu, fasilitas modern lain juga akan dipasang untuk melengkapi pembangunan Masjidil Haram. Antara lain, pembuangan sampah dan sistem keamanan modern.
Makkah Clock Tower ini memiliki tinggi 601 meter, dan terlihat menjulang dari Masjidil Haram. Bangunan menara ini juga diproyeksikan akan menjadi bangunan tertinggi kedua dunia, setelah Burj Khalifa di Dubai. Menara jam ini akan sebesar enam kali dari Big Ben di London. Dengan bahan dari teknologi mutakhir yang digunakan di industri pesawat ulang-alik, jam ini juga akan menjadi patokan waktu alternatif selain GMT (Greenwich Mean Time).
Pengeras suara juga akan dipasang di puncak menara, sehingga azan dapat terdengar tujuh kilometer dari Masjidil Haram. Selain itu, akan ada lampu berwarna hijau dan putih, yang akan menyala saat azan berkumandang. Lampu yang bisa dilihat hingga radius 30 kilometer ini sekaligus penanda waktu azan bagi orang di kejauhan, yang tak bisa mendengar lantunan azan.

"Pembangunan ini terhitung yang terbesar tahun ini," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Bin Ibrahim Al Mubarak.

Pembangunan itu meliputi antara lain transportasi kereta api untuk jamaah haji dan umrah, proyek terowongan yang menghubungkan Mina, Muzdalifah dan Arafat, hingga perluasan akses jamaah sehingga mudah mengambil air zamzam di Mekkah.

Proyek terbaru yang juga tengah dimatangkan April ini adalah pembangunan 60 ribu tenda tahan api dengan biaya 2 miliar riyal (sekitar Rp 5,5 triliun). Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan. "Proyek ini bagian dari memberi layanan terbaik bagi jamaah," kata Habib Zain Al-Abideen, deputi Menteri Pekerjaan Umum Arab Saudi.

Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.
Makkah Clock Tower ini memiliki tinggi 601 meter, dan terlihat menjulang dari Masjidil Haram. Bangunan menara ini juga diproyeksikan akan menjadi bangunan tertinggi kedua dunia, setelah Burj Khalifa di Dubai. Menara jam ini akan sebesar enam kali dari Big Ben di London. Dengan bahan dari teknologi mutakhir yang digunakan di industri pesawat ulang-alik, jam ini juga akan menjadi patokan waktu alternatif selain GMT (Greenwich Mean Time).
Pengeras suara juga akan dipasang di puncak menara, sehingga azan dapat terdengar tujuh kilometer dari Masjidil Haram. Selain itu, akan ada lampu berwarna hijau dan putih, yang akan menyala saat azan berkumandang. Lampu yang bisa dilihat hingga radius 30 kilometer ini sekaligus penanda waktu azan bagi orang di kejauhan, yang tak bisa mendengar lantunan azan.
"Pembangunan ini terhitung yang terbesar tahun ini," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Bin Ibrahim Al Mubarak.

Pembangunan itu meliputi antara lain transportasi kereta api untuk jamaah haji dan umrah, proyek terowongan yang menghubungkan Mina, Muzdalifah dan Arafat, hingga perluasan akses jamaah sehingga mudah mengambil air zamzam di Mekkah.

Proyek terbaru yang juga tengah dimatangkan April ini adalah pembangunan 60 ribu tenda tahan api dengan biaya 2 miliar riyal (sekitar Rp 5,5 triliun). Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan. "Proyek ini bagian dari memberi layanan terbaik bagi jamaah," kata Habib Zain Al-Abideen, deputi Menteri Pekerjaan Umum Arab Saudi.

Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

"Pembangunan ini terhitung yang terbesar tahun ini," kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Bin Ibrahim Al Mubarak.
Pembangunan itu meliputi antara lain transportasi kereta api untuk jamaah haji dan umrah, proyek terowongan yang menghubungkan Mina, Muzdalifah dan Arafat, hingga perluasan akses jamaah sehingga mudah mengambil air zamzam di Mekkah.

Proyek terbaru yang juga tengah dimatangkan April ini adalah pembangunan 60 ribu tenda tahan api dengan biaya 2 miliar riyal (sekitar Rp 5,5 triliun). Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan. "Proyek ini bagian dari memberi layanan terbaik bagi jamaah," kata Habib Zain Al-Abideen, deputi Menteri Pekerjaan Umum Arab Saudi.

Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Pembangunan itu meliputi antara lain transportasi kereta api untuk jamaah haji dan umrah, proyek terowongan yang menghubungkan Mina, Muzdalifah dan Arafat, hingga perluasan akses jamaah sehingga mudah mengambil air zamzam di Mekkah.
Proyek terbaru yang juga tengah dimatangkan April ini adalah pembangunan 60 ribu tenda tahan api dengan biaya 2 miliar riyal (sekitar Rp 5,5 triliun). Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan. "Proyek ini bagian dari memberi layanan terbaik bagi jamaah," kata Habib Zain Al-Abideen, deputi Menteri Pekerjaan Umum Arab Saudi.

Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Proyek terbaru yang juga tengah dimatangkan April ini adalah pembangunan 60 ribu tenda tahan api dengan biaya 2 miliar riyal (sekitar Rp 5,5 triliun). Proyek ini ditargetkan rampung dalam tiga tahun ke depan. "Proyek ini bagian dari memberi layanan terbaik bagi jamaah," kata Habib Zain Al-Abideen, deputi Menteri Pekerjaan Umum Arab Saudi.
Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Seluruh biaya proyek perluasan itu mencapai 12,6 miliar riyal. Ini sudah termasuk proyek transportasi kereta api yang akan menjangkau maktab-maktab jamaah terjauh yang ditaksir menelan 5 miliar riyal dan pembangunan terowongan terkoneksi antara Mina, Muzdalifah dan Arafat yang juga menghabiskan 5 miliar riyal.
Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Pekerjaan yang dikebut dan harus selesai tahun ini adalah penambahan tenda bagi 30 ribu jamaah di Mina. Pemerintah Saudi akan menyiapkan bukit-bukit baru di Arafat bagi tenda-tenda tersebut.
Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Usamah Felali, Ketua Komite Nasional untuk Haji dan Umrah, menambahkan, Saudi juga akan merelokasi 50 kantor pemerintahan mereka di Mina. Targetnya, kata Felali, seluruh tempat di kawasan masjidil haram bisa menampung sebanyak-banyaknya jamaah yang ingin berziarah ke Tanah Suci.
Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Kontraktor dan pekerja Indonesia pun turut kecipratan rejeki proyek akbar perluasan ini. Di awal tahun 2013 ini, Kontraktor Waskita kembali dipercaya oleh Saudi Bin Ladin Group untuk mengerjakan proyek “Increasing Mataf Capacity Project – Makkah : Structural Works (Raft, Columns, Beams and Slab)”.
Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Proyek Waskita di Masjidil Haram ini memberikan tantangan tersendiri, karena langsung disaksikan oleh seluruh penjuru dunia, melalui wakil-wakil mereka saat menjalankan ibadah Haji atau Umroh, yang selalu bertambah jumlahnya dari tahun ke tahun.
Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Ketua Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman As-Sudais, yang bertanggung jawab atas Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, menyatakan bahwa pekerjaan pembongkaran yang sedang berlangsung terkait perluasan mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah sejauh ini telah mencapai 70 persen dari seluruh pekerjaan.
Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Ia juga menegaskan studi menyeluruh telah dilakukan untuk memastikan kuantitas dan kualitas air Zamzam yang mengalir ke dalam sumur Zamzam tidak terpengaruh pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Selain itu, juga diupayakan untuk menghindari kekeliruan apa pun yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan pada cekungan Lembah Ibrahim serta daerah sekitarnya dan di dekat sumur Zamzam sendiri.
Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.

Sheikh As-Sudais juga menyatakan pemeriksaan dan kajian terhadap air Zamzam dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan proyek perluasan. Menurut dia, tak ada dampak lingkungan hidup pada kualitas air atau jumlah aliran di bagian persimpangan lembah dengan proyek perluasan.
Perluasan ini juga akan dilakukan dengan menghubungkan pintu keluar Masjidil Haram dengan Masaa, yang merupakan jalur sai (lari kecil) antara Safa dan Marwah, dengan serangkaian jembatan. Sejumlah penyejuk ruangan dan tangga berjalan juga akan dipasang.
Selain perluasan Masjidil Haram, Raja Abdullah juga akan membuka Makkah Royal Clock Tower, yang merupakan menara jam tertinggi di dunia. Di puncak menara juga akan berlapis emas.

Social Icons

Pages

HUBUNGI SAYA DI FB

Social Icons