Responsive Banner design

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi
Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi

Calon jamaah haji ada yang belum mengetahui secara pasti tahun berapa keberangkatan haji, padahal calon jamaah sudah mendaftar namun tidak tahu secara jelas kapan berangkat, berikut ini adalah panduan untuk mengetahuinya secara online:


1. Setelah mendaftar, jamaah akan mendapat bukti setoran awal BPIH yang mencantumkan nomor porsi haji.

2. Kunjungi situs http://haji.kemenag.go.id/ , http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/569

disana anda tinggal cek tahun keberangkatan bedasarkan nomor porsi haji diatas.
 --MAAF SEMENTARA TIDAK DAPAT DI GUNAKAN ---

3. Mintalah bantuan travel haji plus dan umroh tempat Anda mendaftar, bila anda belum dapat nomor porsi sebagai bukti legal anda adalah jamaah yang yang terdaftar di Depag.

4. Jamaah harus sabar dalam menunggu antrian berangkat, walaupun haji plus saat ini harus antri beberapa tahun.

5. Dengan mendapat nomor porsi berarti anda adalah jamaah haji kuota Depag Resmi ( haji non-kuota tidak ada nomor porsi )


Untuk Konsultasi dan pendaftaran Haji Plus dan Umroh 2014, silahkan menghubungi 021-8778 2122, 081298216016.

Galery dokumentasi Haji PT. Gema Shafa Marwa (GSM) 2012

Galery dokumentasi Haji PT. Gema Shafa Marwa (GSM) 2012










Tips Packing Sebelum Berangkat ke Tanah Suci



Seorang yang sudah berangkat menunaikan umrah terkadang kurang memerhatikan hal-hal yang sebenarnya termasuk penting untuk dipersiapkan.

Disamping mempersiapkan batiniah seperti membersihkan diri dari dosa dan kesalahan, yaitu bertobat kepada Allah maupun kepada sesama manusia, persiapan lahiriyah juga harus diperhatikan.
Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci.
1. Mempersiapkan biaya, baik selama dalam perjalanan haji, maupun untuk nafkah keluarga yang ditinggalkan. Untuk jamaah haji laki-laki, perlu diperhatikan perlengkapan sebagai berikut:
•    Pakaian untuk sehari-hari. Baiknya disesuaikan dengan lama di Tanah Suci.
•    Kain ihram 1 atau 2 stel.
•    ikat pinggang.
•    Keperluan mandi.
•    Kain sarung 2 buah.
Sementara bagi wanita, perlengkapan yang harus diperhatikan adalah:
•    Mukena atas saja, minimal 2 buah.
•    Tunik putih atau rok putih untuk ihram 2 buah.
•    Baju sehari-hari secukupnya.
•    Tudung atau mukena pendek untuk sehari- hari 2 buah.
•    Kaos kaki sekitar 6 pasang.
Sementara perlengkapan yang diperlukan baik pria maupun wanita, adalah;
•    Mantel untuk tidur (bagi yang tidak kuat AC).
•    Selimut tipis.
•    Sandal jepit 2 pasang.
•    Tudung atau mukena pendek untuk sehari-hari 2 buah.
•    Kaos kaki sekitar 6 pasang.
•    Sepatu sandal atau sepatu tertutup yang tidak mudah lepas.
•    Obat-obatan pribadi.
•    Kantong plastik (kresek) sekitar 10 buah.
•    Gunting kecil untuk tahallul;
•    Payung.
•    Senter.
•    Biaya untuk dam, kurban dan sebagainya.
Selain itu, untuk kemudahan dalam perjalanan umrah, bawalah uang riyal (mata uang Saudi) recehan 1, 5, 10, 50 yang akan berguna untuk memberi tips pada para porter di Bandara Jeddah.
Menandai koper, kaos Muslim, dan tas jinjing dengan tanda mencolok seperti pita berwarna terang atau stiker yang menyala juga sangat berguna dalam perjalanan. Hal ini mempermudah mencari koper di antara ratusan koper lain yang sama.
Disamping itu, bawalah perlengkapan mandi dalam tas kecil atau dalam travelling bag (jangan dalam koper). Hal ini berguna ketika kita menunggu di bandara Jeddah yang waktunya lama dapat kita manfaatkan untuk mandi sehingga badan menjadi segar.
Membawa buku-buku agama dan buku bacaan juga akan sangat berguna menemani anda selama dalam perjalanan. Selain itu, tasbih juga akan memotivasi kita untuk banyak berzikir disamping membaca buku-buku agama yang ringan.
Buku-buku tersebut sangat membantu memanfaatkan waktu ketika lama duduk di pesawat, ketika dalam bis antara Makkah dan Madinah, dan ketika dalam masa-masa menunggu.
Bawalah obat wajib yang sering dan cocok diminum ketika sakit antara lain:
•    obat yodium;
•    plester;
•    obat sakit perut/maag/diare;
•    oralit;
•    obat batuk;
•    obat penurun panas;
•    balsam/minyak kayu putih;
•    obat anti masuk angin (jamu juga boleh).
Bawalah semprotan air yang ringkas. Ini berguna untuk memelihara kelembapan wajah dan mengurangi dehidrasi. Selain itu, pelembap wajah juga akan sangat berguna ketika cuaca dingin wajah sering kering dan pecah-pecah.
Pelembap bibir juga perlu disedikan untuk antisipasi ancaman dehidrasi. Biasanya bibir yang paling dulu menjadi kering. Belilah pelembap bibir tanpa arorna. Untuk mencuci, cukup membawa deterjen yang sachet agar tidak memakan tempat. Sebelumnya, gunakan plastik pembungkus ganda agar tidak bocor.

Jamaah Haji GSM- Gema Shafa Marwa 2013

Jamaah Haji GSM- Gema Shafa Marwa 2013


  Dalam rangka penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1434H/2013M. Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menetapkan kuota haji khusus sebanyak 17.000 orang dan besaran BPIH Khusus sebesar USD 8.000 tiap jamaah. Penetapan kuota haji khusus ditetapkan dalam KMA No. 58 Tahun 2013, sedangkan penetapan besaran biaya penyelenggaran ibadah haji khusus ini dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama No. 60 Tahun 2013.
Pemerintah menetapkan minimal Besaran BPIH haji khusus dalam rangka menjamin peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji khusus oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus sesuai dengan SPM (Standar Pelayanan Minimal). Kementerian Agama meminta kepada PIHK agar mensosialisasikan kepada jamaah haji khusus untuk melakukan persiapan pelunasan BPIH.
Pelunasan BPIH haji khusus dimulai sejak tanggal 22 April 2013 sampai dengan 3 Mei 2013 untuk tahap pertama. Sedangkan periode pelunasan tahap kedua dimulai sejak tanggal 7 Mei 2013 sampai dengan 14 Mei 2013.



Pentingnya Vaksin Meningitis Buat Jamaah Umrah

Pentingnya suntik vaksin menginitis

Gema Shafa Marwa-- ''Jujur waktu umrah sama Mas Anang, aku tidak menjalani suntik meningitis dulu.'' Pengakuan itu disampaikan Ashanty, penyanyi yang juga istri dari Anang Hermansyah.

Kelalaian itu nyaris membawa Ashanty berujung kematian. Ia sempat dibuat terbaring, tak lama selepas umrah. Hasil pemeriksaan medis memperlihatkan, pelantun lagu Jodohku itu positif mengalami radang selaput otak alias meningitis.

Kejadian yang dialami Ashanty tentu menjadi dalih cukup kuat agar setiap muslim yang hendak pergi ke Tanah Suci diwajibkan menjalani suntik meningitis.

''Di Indonesia memang bukan daerah endemik tetapi bagi setiap jamaah yang ingin pergi umrah atau haji, suntik meningitis ini sangat diwajibkan,'' kata Dr Tessa.

Perihal alasan mengapa suntik meningitis ini menjadi wajib, Tessa mengatakan, Arab Saudi merupakan salah satu tempat endemik bagi penyebaran virus penyebab penyakit meningitis. Penyebaran virus ini, kata dia, terjadi melalui udara.
''Dengan pola penyebaran virus seperti itu tentunya akan sangat sulit untuk diprediksikan seorang jamaah akan bisa terbebas atau tidak dari virus tersebut,'' jelas Tessa.

Baluki Ahmad, ketua umum Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (Himpuh), membenarkan pentingnya vaksin meningitis kepada setiap calon jamaah yang hendak berumroh maupun haji.

Merujuk peringatan dari WHO, kata dia, Arab Saudi memang sudah dinyatakan sebagai negara endemik virus meningitis. ''Asalnya sih dari proses haji,'' katanya.

Namun dalam pelaksanaan umroh, Baluki melihat, adanya ketidaksiapan dari pihak Kementrian Kesehatan untuk melakukan vaksinasi kepada setiap calon jamaah. Ia juga mengatakan periode waktu umrah juga lebih singkat dibandingkan pelaksanaan haji.

''Kita sebenarnya sudah melakukan mediasi dan mengatakan Kementrian Kesehatan sebenarnya masih belum siap untuk melakukan vaksinasi ini (di saat umrah). Tapi tetap saja kita diwajibkan,'' ujarnya.

Baluki bahkan sangat menyayangkan persoalan suntik meningitis ini justru sampai membuat gagal keberangkatan jamaah. ''Menurut saya sebenarnya harus ada dispensasi atau diatur ulang untuk jamaah yang hendak umrah ini.''

Kebijakan suntik meningitis ini telah diberlakukan sejak 2002. Kementrian Kerajaan Arab Saudi melalui Kedutaan Besarnya mengharuskan negara-negara yang mengirimkan jamaah haji dan umrah untuk memberikan vaksin meningitis.

Tak hanya itu, Kedubes Saudi juga menjadikannya syarat pokok dalam pemberian haji dan umrah. Setiap jamaah yang menjalani suntik meningitis akan mendapatkan buku kuning.

Lantas untuk mendapatkan vaksin ini, calon jamaah bisa datang ke Kantor Dinas Kesehatan atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di wilayah masing-masing. ''Untuk kasus umrah, di sinilah terjadinya ketidaksiapan itu,'' keluh Baluki.

Hal senada disampaikan Muhammad Rum Mansyur. Pemilik Al Ahram Travel ini mengatakan persoalan pada vaksin meningitis ini bukan lagi menyangkut persoalan halal atau haram. ''Tetapi harusnya (untuk umrah ini) tidak dilakukan seketat sepertinya halnya untuk pergi haji,'' ujarnya.

Ia berharap vaksinasi ini seharusnya jangan sampai memberatkan jamaah yang hendak pergi umrah. Namun sebagai upaya pencegahan, ia tidak merasa keberatan. ''Intinya sih kami hanya berharap jangan sampai dibuat susah saja,'' pintanya.

Sementara itu pakar alergi imunologi dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, dr Iris Rengganis, vaksinasi ini sangat diperlukan buat bepergian seperti wisata, umrah, dan sebagainya.

Vaksinasi ini tidak hanya dilakukan buat mencegah penularan penyakit meningitis. Tapi juga pada sejumlah penyakit seperti tetanus, tuberkulosis, hepatitis,  HIV/AIDS, Japanese Encephalitis hingga malaria.

''Jika seseorang pergi tanpa perlindungan, penyakit-penyakit tersebut bisa menimbulkan kecacatan, bahkan resiko terparah bisa menyebabkan pada kematian,'' kata Iris dalam sebuah diskusi beberapa waktu lalu.
REPUBLIKA.CO.ID,

Gsm - Sabar Menanti Kuota


Kita harus yakin bahwa Allah SWT akan mengundang kita untuk datang ke rumah-Nya pada saat yang tepat.
Setiap umat muslim yang mampu secara fisik dan materi wajib melaksanakan ibadah haji. Menunaikannya pun hanya perlu sekali seumur hidup sehingga diperlukan persiapan yang baik agar ibadah yang dilakukan tidak hanya membawa cerita tapi juga memberikan manfaat, perbaikan, dan kebaikan bagi yang melaksanakan.
Banyak hal yang berkaitan dengan proses persiapan keberangkatan haji, di antaranya kuota, perbekalan finansial, persiapan fisik yang baik, niat yang ikhlas untuk memenuhi panggilan Allah SWT, dan ilmu haji yang memadai.”Dalam menjalankan ibadah haji terdapat aturan-aturan yang perlu diperhatikan. Masalah kuota misalnya, kita harus sabar menanti kuota, mengingat adanya keterbatasan jamaah yang dapat berangkat haji setiap tahunnya,”

Pelaksanaan Haji GEMA SHAFA MARWA (Gsm)

pelaksanaan haji gema shafa marwa
Menunaikan ibadah haji adalah sesuatu yang amat dirindukan oleh setiap umat Islam, bahkan oleh yang telah menunaikannya berkali-kali sekalipun. Karena itu, bagi yang dimudahkan Allah untuk bisa menunaikan ibadah haji tahun ini agar menggunakan kesempatan emas itu dengan sebaik-baiknya.Sebab, belum tentu kesempatan menunaikan ibadah haji itu datang kembali.
Agar bisa beribadah haji dengan sebaik-baiknya, sekhusyu' -khusyu'nya dan menjadi haji mabrur, di samping harus ikhlas kita harus memiliki ilmu yang cukup seputar bagaimana menjalankan ibadah haji sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Hal-hal yang mewajibkan haji :
  1. Islam
  2. Berakal
  3. Baliqh
  4. Merdeka
  5. Mampu : meliputi kemampuan materi dan fisik. Barangsiapa tidak mampu dengan hartanya untuk memenuhi biaya perjalanan, nafkah haji dan sejenisnya maka ia tidak berkewajiban haji.  Adapun orang yang mampu secara materil,tetapi tidak mampu secara fisik dan jauh harapan sembuhnya,seperti orang yang sakit menahun, orang yang cacat atau tua renta maka ia harus mewakilkan hajinya kepada orang lain.Dan disyaratkan orang yang mewakilinya sudah haji untuk dirinya sendiri.
  6. Dan bagi perempuan ditambah dengan satu syarat yaitu adanya mahram yang pergi bersamanya. Sebab haram hukumnya jika ia pergi haji atau safar (bepergian) lainnya tanpa mahram, berdasarkan sabda Nabi Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam:Sunah Haji "Tidak (dibenarkan seorang) wanita bepergian kecuali dengan mahramnya." (Muttafaq Alaih).Jika seorang wanita pergi haji tanpa mahram maka ia berdosa tetapi hajinya tetap sah


Rukun Haji.
Yang dimaksud rukun haji adalah kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji yang jika tidak dikerjakan  hajinya tidak syah. Adapun rukun haji adalah sebagai berikut :
Ihram, Yaitu mengenakan pakaian ihram dengan niat untuk haji atau umrah di Miqat Makani.
Wukuf di Arafah, yaitu berdiam diri, zikir dan berdo'a di Arafah pada tanggal 9 Zulhijah.
Tawaf Ifadah, Yaitu mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali, dilakukan sesudah melontar jumrah Aqabah pada tanggal 10 Zulhijah.
Sa'i, yaitu berjalan atau berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 Kali, dilakukan sesudah Tawaf Ifadah.
Tahallul, yaitu bercukur atau menggunting rambut  sesudah selesai melaksanakan Sa'i.
Tertib, yaitu mengerjakannya sesuai dengan urutannya serta tidak ada yang tertinggal.


Wajib Haji, Adalah rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam ibadah haji sebagai pelengkap Rukun Haji, yang jika tidak dikerjakan harus membayar dam (denda).
Yang termasuk wajib haji adalah :
  1. Niat Ihram, untuk haji atau umrah dari Miqat Makani,dilakukan setelah berpakaian ihram
  2. Mabit (bermalam) di Muzdalifah pada tanggal 9 Zulhijah (dalam perjalanan dari Arafah ke Mina)
  3. Melontar Jumrah Aqabah tanggal 10 Zulhijah
  4. Mabit di Mina pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
  5. Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah pada hari Tasyrik (tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah).
  6. Tawaf Wada', Yaitu melakukan tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Mekah.
  7. Meninggalkan perbuatan yang dilarang waktu ihram

Paket Haji Plus Gema Shafa Marwa (Gsm Tour)

Paket Gsm haji Plus
Gsm haji Plus
Harga Haji Plus 2013
  • USD 8000 / 4 pax
  • USD 8500 / 3 pax
  • USD 9000 / 2 pax
Persyaratan Administrasi Haji: 

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Setoran Awal  4.000 USD untuk porsi awal, kemudian pelunasan sisanya sesuai harga yg berlaku pada tahun keberangkatan.
  • Foto copy KTP, KK, Paspor, Buku Nikah.
  • Pas photo terbaru berwarna (3x4 = 30 lembar dan 4 x 6 = 10 lembar), Latar belakang warna putih, dan posisi kepala/muka 80% (Bagi wanita menggunakan kerudung (jilbab) warna kontras).
  • Klise / negatif foto berwarna / CD.
  • Mengikuti Peraturan Departemen Agama Republik Indonesia
  • Usia minimal 17 Tahun
Akomodasi
  • Mekkah: Grand Zam-Zam, Royal Darul ImanHotel/setaraf (*5/4)
  • Madinah: Sanabil Hotel, RoyalAndalus/setaraf (*5/4)
  • Jeddah: Mercure Hotel/setaraf (*5/4)
  • Mina: Tenda AC
  • Arafah: Tenda AC

Biaya sudah termasuk
  • Biaya ONH Depag
  • Pembombing berpengalaman
  • Bimbingan manasik haji
  • Tiket pesawat regular Jakarta-Jeddah PP kelas ekonomi
  • Akomodasi selama ibadah haji
  • Makan 3 kali sehari
  • Trasnsportasi bus AC
  • Souvenir haji ( seperangkat peralatan haji, buku tuntunan ibadah haji)
  • 10/5 liter air zam-zam

Biaya Belum Termasuk
  • Pengeluaran pribadi
  • Kelebihan bagasi
  • Akomodasi dari Daerah ke Jakarta
  • Biaya yang dikeluarkan jamaah akibat perubahan atas permintaan pribadi
  • Dam dan qurban
  • Medical check up

Profile Gema Shafa Marwa


Profile Gema shafa marwa haji Umrah
Gema Shafa Marwa
PT. Gema Shafa Marwa (GSM) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa perjalanan haji dan umroh, didirikan sejak tanggal 18 Oktober 1993 dan berkedudukan di Jakarta. Secara resmi menjadi anggota tetap ASITA (Association of the Indonesia Tour & Travel Agencies) DPD DKI Jakarta sejak Mei 1997 dan HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji) sejak Juli 1997. 
Selama 19 tahun menjalankan amanah pelayanan ini, GSM telah memberangkatkan ribuan jamaah baik umrah ataupun haji, dan belum mengalami masalah dan complain dari jamaah yang berarti. Bahkan banyak mendapatkan kepercayaan tokoh nasional dan kerjasama dari lembaga & perusahaan, di antaranya jajaran direktur PT Indosat, PT Petro Kimia Gresik, jajaran karyawan PT Caltex-Riau, PT Mobil Oil, Chevron-Balikpapan, PT Telkomsel, PT Indosat, Kalbe Farma, Ksel-Jakarta, Smart Fren, PT Madani Tour Travel selama 2004-2006, Yayasan Pendidikan Islam Hidayatullah-Jakarta, Pesantren di wilayah Bali dan sekitarnya, Lembaga Pendidikan Nurul Fikri-Jakarta, PT. SMS-Jakarta, dan beberapa Bank Nasional.

Pembimbing

K.H. Dr. Muslih Abdul Karim, MA. 
·         Pesantren Langitan, Jawa Timur 
·         Imam Muhammad ibn Saud University, Riyadh, KSA 
·         Dosen Pasca Sarjana UNI, Jakarta 
·         Dosen LIPIA Jakarta 

K.H. Aunur Rafiq Shaleh Tamhid, Lc 
·         Universitas Dawah, Tripoly Libia 
·         Direktur Penerbit Buku-Buku Islam Robbani Pers 
·         Penterjemah buku-buku pengetahuan Islam 

K.H. Zubair Suryadi, Lc 
·         King Abdul Aziz University Jeddah KSA 
·         Dosen Universitas Muhamdiyah, Malang Jatim 
·         Da'i Rabithah Alam Islami, Jeddah 
·         Da'i di jajaran TNI 
·         Penerjemah buku-buku pengetahuan Islam 

Social Icons

Pages

HUBUNGI SAYA DI FB

Social Icons