Responsive Banner design

FOTO 3 DIMENSI TEMPAT ZIARAH HAJI DAN UMRAH

Anda melihat foto tiga dimensi? Yah, foto yang kalau dibuka bisa diarahkan ke mana saja sudut pandangnya sesuai dengan keinginan kita. Alhamdulillah, 3Mekanlar.com hadir, sebuah situs yang bermarkas di Turkey itu menyediakan berbagai foto-foto GRATIS tempat bersejarah bagi umat Islam dengan format 3 dimensi. Untuk memenuhi harapan dan kerinduan jamaah haji dan umrah, silahkan download dengan cara sebagai berikut.
FOTO 3 DIMENSI TEMPAT ZIARAH HAJI DAN UMRAH

CARA DOWNLOAD:
  • Saya rekomendasikan pakai Google Chrome & Internet Explorer untuk buka internet, Mozilla Firefox seringkali gagal saat download karena minta download all file in a single step, tahu kan maksud saya? kalau jaringan internet anda mencukupi, mungkin tidak bermasalah.
  • Klik tautan nama dalam daftar foto di bawah ini (DAFTAR FOTO 3D), selanjutnya anda akan langsung menuju sumber foto-foto yang bisa anda download.
  • Arahkan Crusor pada foto yang ingin didownload sampai muncul tulisan tranparan DOWNLOAD & TOUR, lalu tekan KLIK (dengan tombol kiri mouse anda).
  • Untuk Google Chrome, proses download biasanya otomatis terjadi langsung setelah KLIK, sedangkan Internet Explorer biasanya diawali dengan pertanyaan, apakah disimpan (SAVE) atau dibuka saja (RUN).
  • Tunggu sampai proses download berakhir sempurna.
DAFTAR FOTO 3D JEJAK SEJARAH ISLAM:
  1. Masjid al-Haram , pemandangan dari atas.
  2. Masjid al-Haram , pemandangan dari hotel di depan.
  3. Masjid Jin, Mekkah.
  4. Masjid Aisha (Tan’im), Mekah.
  5. Masjid Bay’at, Mekah.
  6. Masjid Namirah, Mekkah.
  7. Masjid Masyaril Haram, Muzdalifah.
  8. Masjid Nabawi, ada pilihan dari berbagai sudut pandang, Madinah.
  9. Masjid al-Quba, Madinah.
  10. Masjid Qiblatain, Madinah.
  11. Masjid Dzul Khulaifah, Madinah.
  12. Masjid Tujuh (Sab-ah), Madinah.
  13. Masjid Anbariyyah, Madinah.
  14. Masjid Jumat, Madinah.
  15. Gua Hira.
  16. Gua Tsur.
  17. Jabal Rahmah Arafah, Mekkah.
  18. Mina-Perkemahan & jamarat, Mekkah.
  19. Tempat Kelahiran Muhammad Saw, sudah diubah menjadi Perpustakaan Makkah.
  20. Jannatul Ma’-la, Mekah.
  21. Jannatul Baqi, Madinah.
  22. Gunung & Lembah Uhud, Bukit Rima, dan makam Syuhada Uhud.
  23. Benteng Khaybar, Saudi Arabia.
  24. Tanggul (Dam) Bersejarah Kahybar, Saudi Arabia.
  25. Pintu GerbangKuno, Madinah.
  26. Lembah Badr, tempat perang Badar dan sisa makam syuhada, Saudi Arabia.
  27. Stasiun Kereta Api, pertama kali digunakan untuk mengangkut jamaah haji dari Turki ke Madinah pada abad pertengahan.
  28. Taman Raja Fahd, Saudi Arabia.
  29. Batu Gajah (Al-Ula), Saudi Arabia.
CARA BUKA:
  • Silahkan cari file yang telah anda download & simpan, lalu KLIK file tersebut, maka akan muncul kotak dialog pertanyaan, apakah anda mau buka (RUN) atau tidak jadi buka (CANCEL)
  • Setelah terbuka, anda bisa mengarahkan foto berberbagai penjuru arah dengan mennggerakkan mouse anda, atau dengan menyentuh touchpad dan menggerakkan jari sesuai dengan yang anda kehendaki.
  • Jika foto ini didiamkan (langkah kedua di atas tidak dilakukan), maka foto akan secara otomatis bergerak sendiri. Ini memberikan kesempatan bagi anda untuk menjelaskannnya di kelas/forum tanpa harus memegang mouse/touchpad.
  • Jika di komputer/laptop anda sudah terdownload banyak file, maka anda bisa tekan F9 untuk melihat DAFTAR GAMBAR/FOTO dan bisa langsung otomatis pindah ke foto lain yang diinginkan.
  • Untuk menjadikannnya sebagai SCREENSAVER, cukup tekan F5, namun jika anda hanya ingin lihat fotonya saja, langkah ini sebaiknya anda abaikan.
  • Jika anda ingin mengetahui tombol-tombol perintah manualnya di komputer/laptop anda, anda bisa tekan F1.
  • Wah, bagaimana caranya keluar? Mudah sekali, anda cukup tekan ESC yang ada di ujung atas kiri keyboard laptop/komputer anda.
Selamat menikmati dan semoga bermanfaat, amin.
THOHIR.SUNAN-AMPEL.AC.ID

Sejarah Masjid Nabawi-Madinah

Sejarah

Masjid aslinya dibangun oleh Nabi Muhammad (saw), di samping rumah di mana ia menetap setelah perjalanannya ke al-Madinah pada tahun 622 AD. Masjid aslinya adalah sebuah bangunan terbuka dengan panggung untuk membaca Al-Qur'an. Itu adalah kandang persegi panjang 30 m × 35 m (98 ft × 110 ft), dibangun dengan batang kelapa dan dinding lumpur, dan diakses melalui tiga pintu: Bab Rahmah ke selatan, Bab Jibril ke barat dan Bab al-Nisa ' ke timur. Rencana dasar bangunan telah diadopsi dalam pembangunan mesjid lain di seluruh dunia.
Di dalam, Muhammad (saw) menciptakan daerah yang teduh di selatan disebut Suffah dan selaras ruang doa menghadap ke utara menuju Yerusalem. Ketika kiblat (arah sholat) diubah untuk menghadapi Ka'bah di Mekah, masjid ini kembali berorientasi ke selatan. Masjid ini juga menjabat sebagai pusat komunitas, pengadilan, dan sekolah agama. Tujuh tahun kemudian (629 AD / 7 AH), masjid ini dua kali lipat untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah umat Islam.
Masjid asli, dibangun oleh Nabi Muhammad (saw)Penguasa Islam selanjutnya terus memperbesar dan memperindah masjid selama berabad-abad. Pada 707, Umayyah Khalifah Al-Walid ibn Abd al-Malik (705-715) menggantikan struktur lama dan membangun satu yang lebih besar di tempatnya, menggabungkan makam Muhammad (saw).Masjid ini adalah 84 m × 100 m (280 ft × 330 ft) dalam ukuran, dengan yayasan batu dan jati atap didukung pada kolom batu. Dinding masjid dihiasi dengan mosaik oleh Koptik dan Yunani pengrajin, mirip dengan yang terlihat di Masjid Umayyah di Damaskus dan Kubah Batu di Yerusalem (dibangun oleh khalifah yang sama). Halaman dikelilingi oleh galeri di keempat sisinya, dengan empat menara di sudut-sudutnya. Sebuah mihrab diatapi oleh kubah kecil dibangun di dinding kiblat.
Khalifah Abbasiyah al-Mahdi (775-785) menggantikan bagian utara Masjid Al-Walid antara 778 dan 781 untuk memperbesar lebih lanjut.Dia juga menambahkan 20 pintu ke masjid, delapan pada masing-masing dinding timur dan barat, dan empat di dinding utara.
Selama masa pemerintahan Sultan Mamluk Qalawun, kubah didirikan di atas makam Muhammad (saw) dan air mancur wudhu dibangun di luar dari Bab al-Salam. Sultan Al-Nasir Muhammad membangun kembali menara keempat yang telah hancur sebelumnya. Setelah sambaran petir menghancurkan banyak masjid di 1481, Sultan Qaitbay membangun kembali timur, barat dan dinding kiblat.
Masjid Nabi sebelum ekspansi terakhirPara sultan Ottoman yang menguasai al-Madinah dari 1517 sampai Perang Dunia I juga membuat tanda mereka. Sultan Suleiman the Magnificent (1520-1566) membangun kembali tembok barat dan timur masjid dan membangun menara timur laut yang dikenal sebagai al-Suleymaniyya. Dia menambahkan mihrab baru (al-Ahnaf) di samping (saw) mihrab Muhammad (al-Shafi'iyyah) dan menempatkan kubah baru tercakup dalam lembaran timah dan dicat hijau di atas Muhammad (saw) rumah dan makam.
Selama masa pemerintahan Sultan Ottoman Abdülmecid (1839-1861), masjid yang sepenuhnya direnovasi dengan pengecualian Muhammad (saw) Tomb, tiga mihrabs, mimbar dan menara Suleymaniyya. Kantor polisi diperbesar untuk memasukkan area wudhu di utara. Ruang doa ke selatan itu dua kali lipat lebar dan ditutupi dengan kubah kecil sama dalam ukuran kecuali untuk kubah meliputi area mihrab, Bab al-Salam dan Muhammad (saw) Tomb. Kubah dihiasi dengan ayat-ayat Alquran dan baris dari kasidah al-Burda (Poem dari Mantle), puisi terkenal oleh abad ke-13 penyair Arab Busiri. Dinding kiblat ditutupi dengan ubin glazed yang menampilkan kaligrafi Alquran. Lantai ruang doa dan halaman yang diaspal dengan marmer dan batu merah dan menara kelima (al-Majidiyya), dibangun di sebelah barat kandang.
Setelah berdirinya Kerajaan Saudi Arabia pada tahun 1932, masjid ini mengalami beberapa modifikasi besar. Pada tahun 1951 Raja Ibnu Saud (1932-1953) memerintahkan penghancuran sekitar masjid untuk membuat jalan bagi sayap baru di sebelah timur dan barat dari ruang shalat, yang terdiri dari kolom beton dengan lengkungan runcing. Kolom Lama diperkuat dengan beton dan menguatkan dengan cincin tembaga di bagian atas. The Suleymaniyya dan Majidiyya menara digantikan oleh dua menara dalam gaya kebangkitan Mamluk. Dua menara tambahan didirikan di timur laut dan barat laut dari masjid. Sebuah perpustakaan dibangun di sepanjang dinding barat untuk rumah bersejarah Qur'an dan teks-teks keagamaan lainnya.
Pada tahun 1973 Raja Saudi Faisal bin Abdul Aziz memerintahkan pembangunan tempat penampungan sementara di sebelah barat masjid untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah jamaah pada tahun 1981, masjid tua itu dikelilingi oleh daerah doa baru pada sisi ini, memperbesar lima kali ukurannya.
Renovasi terakhir terjadi di bawah Raja Fahd dan telah sangat meningkatkan ukuran masjid, yang memungkinkan untuk mengadakan sejumlah besar jamaah dan peziarah dan menambahkan kenyamanan modern seperti AC. Dia juga diinstal Twenty Seven kubah bergerak di atap Masjid Nabawi.

Arsitektur

Seperti berdiri hari ini, masjid memiliki rencana persegi panjang pada dua lantai dengan ruang doa Ottoman memproyeksikan ke selatan.Ruang doa utama menempati seluruh lantai pertama. Kandang masjid adalah 100 kali lebih besar dari masjid pertama yang dibangun oleh Muhammad (saw) dan dapat menampung lebih dari setengah juta jamaah.
Masjid ini memiliki atap datar beraspal atasnya dengan 24 kubah di pangkalan persegi. Lubang menusuk ke basis masing-masing kubah menerangi interior. Atapnya juga digunakan untuk berdoa selama puncak kali, ketika 24 kubah geser keluar pada trek logam ke daerah naungan atap, membuat sumur cahaya untuk ruang doa. Pada saat ini, halaman masjid Ottoman juga berbayang dengan payung ditempelkan berdiri bebas kolom. Atapnya diakses oleh tangga dan eskalator. Daerah beraspal di sekitar masjid juga digunakan untuk shalat, dilengkapi dengan tenda payung.
Mescid-i Nebevî çevresinde yapılması planlanan binalar
Rencana untuk bangunan masa depan di sekitar Masjid Nabawi.
Fasad utara memiliki tiga serambi bertiang merata spasi, sedangkan fasad timur, barat dan selatan memiliki dua. Dindingnya terdiri dari serangkaian jendela atasnya oleh lengkungan menunjuk dengan voussoirs hitam dan putih. Ada enam menara perifer melekat pada ekstensi baru, dan empat lainnya membingkai struktur Ottoman. Masjid ini dihias dengan polikrom marmer dan batu.Kolom adalah marmer putih dengan ibukota kuningan mendukung lengkungan agak meruncing, dibangun dari batu hitam dan putih. Tiang kolom memiliki panggangan ventilasi yang mengatur suhu di dalam ruang doa.
Masjid baru ini mengandung masjid tua di dalamnya. Dua bagian dapat dengan mudah dibedakan: bagian yang lebih tua memiliki banyak dekorasi warna-warni dan berbagai pilar kecil, bagian baru dalam mengilap marmer putih dan benar-benar ber-AC.
Halaman terbuka masjid dapat dinaungi oleh dilipat, payung-seperti kanopi.
Masjid Nabi - The Mihrab

Ar-Rawdah an-Nabawiyah

Jantung dari rumah masjid daerah yang sangat istimewa tapi kecil bernama ar-Rawdah an-Nabawiyah, yang membentang dari (saw) makam Muhammad untuk mimbarnya. Peziarah mencoba untuk mengunjungi dan berdoa di ar-Rawdah, karena ada tradisi bahwa permohonan dan doa yang diucapkan di sini tidak pernah ditolak. Masuk ke ar-Rawdah tidak selalu mungkin (terutama selama musim haji), sebagai daerah kecil dapat menampung hanya beberapa ratus orang. Ar-Rawdah memiliki dua gateway kecil diawaki oleh polisi Saudi. Mimbar marmer saat ini dibangun oleh Dinasti Utsmani. Mimbar asli jauh lebih kecil dari yang ada sekarang, dan dibangun dari kayu pohon kelapa, bukan marmer. Ar-Rawdah an-Nabawiyah dianggap bagian dari Jannah (Surga atau surga).
Hal ini diresepkan untuk orang yang mengunjungi masjid untuk shalat dua rakaat di Rawdah atau apapun yang dia inginkan dari doa FOTO WANITA, karena terbukti bahwa ada kebajikan dalam melakukannya. Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Muhammad (saw) mengatakan: "Daerah antara rumahku dan mimbar saya adalah salah satu kebun (riyaad, bernyanyi Rawdah.) Surga, dan mimbar saya adalah pada sumur saya (Hawd)" Diriwayatkan oleh al-Bukhari, 1196, Muslim, 1391.
Dan itu diriwayatkan bahwa Yazeed ibn Abi 'Ubaid berkata: "Dulu aku datang dengan Salamah bin al-Akwa' dan ia akan berdoa dengan pilar yang dengan mus-haf, yakni di Rawdah.Aku berkata, 'Wahai Abu Muslim, saya melihat bahwa Anda tertarik untuk berdoa dengan pilar ini!' Dia berkata, 'Aku melihat bahwa Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) sangat ingin berdoa di sini.' "Diriwayatkan oleh al-Bukhari, 502, Muslim, 509.
Sumber: wikipedia

Gambar Eksklusif dari Masjid Al-Haram Ekspansi Terbaru


Haram ekspansi Agustus 13 - IMG 6945
Tawaf Bridge - lantai mataaf sementara untuk jamaah lansia dan penyandang cacat
Haram ekspansi Agustus 13 - IMG 6938
alhamdulillah, lantai satu tempat tawaf sudah dapatdi gunakan
Haram ekspansi august 13 IMG 6940
Haram ekspansi 13 Agustus IMG 6849i
Pemandangan indah Ka'bah dari jembatan tawaf.
Haram ekspansi august 13 IMG 6941
Haram ekspansi august 13 IMG 6935
Haram ekspansi august 13 IMG 6929
Pembangunan baru dan daerah diperluas Masjid Al-Haram
Haram ekspansi august 13 IMG 6918
Haram ekspansi august 13 IMG 6915
Tiga lantai lampiran baru dibangun telah dibuka untuk mengakomodasi hampir 400.000 lebih jamaah. Masha Allah!
Haram ekspansi august 13 IMG 6908
Haram ekspansi 13 Agustus IMG 679
Haram ekspansi august 13 IMG 6964
Seluruh area telah dihiasi dengan chandelier indah.

Umrah Butuh Kesabaran

Manasik Umroh - butuh kesabaran
Salah satu tips tips utama yang harus dimiliki setiap orang yang berumrah adalah sabar. Kesabaran ini harus dimiliki ketika di perjalanan, saat menunaikan umrah dan ketika balik ke tanah air.
Dalam ayat suci Al Qur’an disebutkan firman Allah,
الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوقَ وَلَا جِدَالَ فِي الْحَجِّ
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata kotor), berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji.” (QS. Al Baqarah: 197).
Lihatlah Allah memerintahkan bagi yang berhaji untuk sabar. Demikian pula umrah semisal itu. Allah memerintahkan untuk menghindari jidal, yaitu beradu argumen. Karena memamg saat haji atau umrah, kita akan bertemu dengan berbagai macam orang yang punya watak yang berbeda-beda. Ada yang punya cara berbicara yang keras dan ada yang punya watak yang lain karena datang dari berbagai penjuru negeri.
Coba lihat saja saat berangkat umrah, kita sudah merasakan susahnya safar. Perjalanan yang lama hingga 24 jam di perjalanan dan tentu melelahkan.
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ ، يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ ، فَإِذَا قَضَى نَهْمَتَهُ فَلْيُعَجِّلْ إِلَى أَهْلِهِ
“Safar adalah bagian dari adzab (siksa). Ketika safar salah seorang dari kalian akan sulit makan, minum dan tidur. Jika urusannya telah selesai, bersegeralah kembali kepada keluarganya.” (HR. Bukhari no. 1804 dan Muslim no. 1927). Yang dimaksud adzab dalam hadits di atas adalah rasa sakit yang timbul dari kesulitan yang dihadapi ketika berkendaraan dan berjalan sampai harus meninggalkan hal-hal yang disukai. (Fathul Bari, Ibnu Hajar)
Saat sampai di Jeddah, coba lihat saja sebagian kita harus mengantri di imigrasi berjam-jam, itu tentu butuh kesabaran.
Ketika pelaksanaan umrah juga harus sabar. Saat thawaf, kita akan bertemu dengan watak yang suka dorong-dorongan. Ada juga yang mengelilingi thawaf sambil mengeraskan suara hingga memekakkan telinga yang lain. Padahal thawaf cukup dengan suara lirih tanpa mengganggu yang lain. Dan juga ibadah tersebut cukup dilakukan sendiri-sendiri tanpa mesti dikomandoi seorang imam saat mengelilingi Baitullah Al Haram.
Saat pulang pun akan mengalami kesulitan di perjalanan sama seperti saat beangkat.
Ketika pergi dan pulang, niat kita juga harus dijaga ikhlas karena Allah. Karena kadang di awal sudah ingin cari pujian, di tengah dan saat mau berakhir pun demikian. Jadi perlu kesabaran menjaga niat yang ikhlas.
Begitu pula saat pulang akan merasakan kecapekan. Itu tentu butuh kesabaran yang ekstra.
Kita pun akan merasakan susahnya antri di kamar mandi dan pemeriksaan, sehingga semuanya butuh kesabaran.
Kalau kita terus bersabar, maka kita bisa mewujudkan yang disebut dalam ayat: “tidak boleh rafats (berkata kotor), berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji.”
Pahala orang yang sabar disebutkan dalam ayat,
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar, ganjaran bagi mereka adalah tanpa hisab (tak terhingga).” (QS. Az Zumar: 10). As Sudi mengatakan bahwa balasan bagi orang yang bersabar adalah surga. (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim karya Ibnu Katsir, 7: 89)
Moga yang melaksanakan umrah mendapatkan keutamaan yang disebutkan dalam hadits.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Di antara umrah yang satu dan umrah lainnya akan menghapuskan dosa di antara keduanya dan haji mabrur tidak ada bahasannya kecuali surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).
Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)
Dan ingatlah umrah pun termasuk jihad sehingga harus memiliki kesabaran yang tinggi.
‘Aisyah berkata,
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».
“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).
Hanya Allah yang memberi taufik.
@ Imigrasi Jeddah, 2 Rabi’ul Awwal 1435 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi

Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi
Cara Mengetahui Tahun Keberangkatan Haji dari Nomor Porsi

Calon jamaah haji ada yang belum mengetahui secara pasti tahun berapa keberangkatan haji, padahal calon jamaah sudah mendaftar namun tidak tahu secara jelas kapan berangkat, berikut ini adalah panduan untuk mengetahuinya secara online:


1. Setelah mendaftar, jamaah akan mendapat bukti setoran awal BPIH yang mencantumkan nomor porsi haji.

2. Kunjungi situs http://haji.kemenag.go.id/ , http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/569

disana anda tinggal cek tahun keberangkatan bedasarkan nomor porsi haji diatas.
 --MAAF SEMENTARA TIDAK DAPAT DI GUNAKAN ---

3. Mintalah bantuan travel haji plus dan umroh tempat Anda mendaftar, bila anda belum dapat nomor porsi sebagai bukti legal anda adalah jamaah yang yang terdaftar di Depag.

4. Jamaah harus sabar dalam menunggu antrian berangkat, walaupun haji plus saat ini harus antri beberapa tahun.

5. Dengan mendapat nomor porsi berarti anda adalah jamaah haji kuota Depag Resmi ( haji non-kuota tidak ada nomor porsi )


Untuk Konsultasi dan pendaftaran Haji Plus dan Umroh 2014, silahkan menghubungi 021-8778 2122, 081298216016.

banner











Minum Air Zam Zam, Kitapun BISA!

RAHASIA AIR ZAMZAM

Dari Ibnu Abbas RA, bahwasannya Nabi Muhammad SAW, bersabda tentang air zam zam yang artinya sebagai berikut “ Sebaik-baiknya air dipermukaan bumi ialah air zam zam, padanya terdapat makanan yang menyegarkan dan padanya terdapat penawar bagi penyakit”.
Kehadiran air zam zam tidak terlepas dari keajaiban yang dipertontonkan oleh Allah SWT, sebagai mukjizat kepada umat manusia melalui Nabi Ismail dan Ibunya Siti Hajjar, dan banyak sekali keistimewaannya, bahwa Allah memang bermaksud menyediakan sumber air ditengah-tengah gunung batu dan padang pasir yang gersang, hal ini sebagai konsekwensi atas perintahnya kepada Nabi Ibrahim AS, guna mengundang sebanyak-banyaknya umat manusia ke Baitullah.
Kesitimewaan :
  1. Meminum Air zam zam menjadi satu amalan ibadah, dengan niat mengikuti anjuran Rasulullah.
  2. Diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Abbas, Aku pernah menyiapkan air zam zam untuk Rasulullah, kemudian beliau meminumnya sambil berdiri.
  3. Makruh hukumnya apabila dipergunakan untuk mencucu najis, atau dipakai untuk membersihkan hadast besar.
  4. Disunahkan membawa air zamzam pulang ke negerinya bagi jamaah “penunai rukun Islam ke lima) yang memang berasal dari luar Negara Arab, dan Rasullulullah adalah orang pertama yang membawanya keluar kota Mekkah, yaitu ke Madinah.
  5. Mata Airnya tidak pernah kering, meskipun berjuta-juta umat manusia meminumnya setiap hari terutama pada musim ibadah “H”, bahkan sekarang dengan peralatan canggih, orang yang di Masjid Nabawi (Madinah) yg berjarak 450 Km dari Mekah meminum air zam zam setiap saat.
  6. Pada waktu Rasululullah akan melakukan Sa’I, beliau meminum air zam zam sampai kenyang, kemudian menyiram kepalaNya dengan air zam zam.
  7. Banyak orang mengguyur dan membasahi kain (baju) ihram, kemudian direntang tanpa diperas agar kering sendiri, dan akan dipakai sebagai ‘Kafan” ( pembungkus mayat) kalau meninggal nanti.
Keutamaan :
  1. Air Surga (maa’ul-Jannah), artinya air yang penuh berkah dan manfaat, seperti air surga.
  2. Nikmat Allah, salah satunya nikmat Allah bagi para Jamaah haji yang langsung dapat merasakan nikmatnya air ditengah-tengah padang pasir.
  3. Pencuci Kalbu, Air Pencuci Kalbu Nabi Muhammad SAW, ketika Malaikat Jibril membasuh hati Muhammad dengan air zam zam.
  4. Penuh Berkah, Karena Rasulullah SAW sering meminumnya dan tangannya yang penuh berkah dicelupkannya ke sumur zam zam.
  5. Mengenyangkan, Air yang mengenyangkan dan menghilangkan dahaga.
  6. Obat penyakit, Air penyembuh penyakit, baik penyakit jiea, batin atau jasmani dan Rasulullah menyebutnya “ mengobati penyakit” dan banyak kisah dan riwayat, sebagai bukti kebenaran hadist diatas.
  7. Abadi, Tidak akan kering hingga hari Kiamat, karena ia menjadi bukti keagungan dan kebenaran Allah.
Kajian Ilmiah :
Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi. Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita selanjutnya bisa ditanyakan ke Wak haji disebelah ya. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang. Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam :

Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.
Profil dalam tanah sumur zam-zam
Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.
Mata air zamzam
Di bawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.
Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.

Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 - 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.

Air Hujan Sebagai Sumber :
Daerah tangkapan air hujan (cekungan Mekah)
Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah. Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah haji di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.
Lokasi sumur zamzam di tengah lembah (Wadi Ibrahim Catchment Area)
Gambar di atas ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak di tengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.

Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).


Foto Kabah zaman dahulu
Dahulu di atas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.

Monitoring dan Pemeliharaan Sumur Zamzam :

Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.
Kabah di dalam Masjidil Haram
Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.

Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentu saja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun di sekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.
Badan Riset sumur Zamzam yang berada di bawah SGS (Saudi Geological Survey) bertugas untuk :
  • Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
  • Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
  • Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
  • Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
  • Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.
  • Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam
Perkembangan Perawatan Sumur Zamzam :

Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.

 
Sistem pompa sumur Zamzam
Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.

Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.

Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).

Kandungan Mineral :

Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi :
  • Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
  • Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).


Molekul air zam zam
Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.
Analisa Kualitas Air Zamzam (Perbandingan Unsur Kimia Air Zamzam dengan Air Mineral) :
Parameter Air Zamzam (mg/l)Air Mineral (mg/l)
Klorida (Cl)159,7530
Sulfat (SO2)14027
Nitrat (NO3)-15
Nitrit (NO2)0,045-
Bikarbonat (HCO3)398,2232
Flour (F)-0,7
Besi (Fe)tak terdeteksi0
Mangan (Mn)0,014-
Natrium (Na)31820
Kalium (Ca)182,23
Zat Padat Terlarut (TDS)858170
Magnesium (Mg)6,865
Zat Organik2,79-
Jumlah Mikro Organisme (TPK)--
PH7,37,2


Wallahu'alam

Jalan Kaki Ke Tanah Suci, Kitapun BISA!

Seorang lelaki Muslim Senad Hadzic, 47 berjalan kaki sejauh 5700 km atau tepatnya 5,650km dari Bosnia menuju Mekah, Arab Saudi, guna menjalankan ibadah haji. Kepada BBC dia mengaku, Allah menjaganya ketika dia berjalan melintas negara yang sedang berkecamuk perang, Suriah. Hadzic mengatakan dia menghabiskan beberapa jam di perbatasan Suriah, tawar menawar dengan petugas imigrasi untuk mendapatkan visa. Kemudian dia berhasil bernegosiasi melewati beragam pos penjagaan - diantaranya dijaga oleh tentara pemerintah, dan yang lainnya dijaga pemberontak. "Beberapa diantara mereka bahkan mencium Qur'an yang saya bawa," katanya. Haji ke Mekkah merupakan rukun ke lima Islam - tugas yang dilakukan Muslim jika mampu setidaknya sekali dalam hidup.

Hadzic memulai perjalanannya di sebuah kota dekat ibukota Bosnia, Sarajevo, akhir tahun lalu. Dan cobaan pertama yang harus dia hadapi adalah melewati suhu minus 35 derajat Celcius di Bulgaria. "Setiap harinya tidak semakin mudah, setiap hari selalu susah. Tetapi sekaligus mengasyikan pada saat bersamaan," katanya. Ketika dia mendapatkan visa Suriah, dia mengatakan, seorang petugas tentara Presiden Bashar al-Assad meminta saya untuk berdoa untuknya di Mekah, jika saya berhasil keluar dari Suriah hidup-hidup".

"Jalanan diantara perbatasan di mana saya masuki, dan kota Aleppo penuh dengan batu-batu besar. Pemberontak melemparkan batu agar mobil dan bas sukar bergerak. Orang dengan keluarga jelas sukar keluar dengan mobilnya."
 

Dia kemudian mengatakan bahawa mendapatkan visa Suriah ""tidak ada artinya - karena seorang pejuang pemberontak bisa keluar dari ladang jagung dan meminta pasport anda".
 
"Tidak ada yang menembak saya. Saya dihentikan oleh orang bersenjata memeriksa pasport saya. Tetapi ketika saya mengatakan saya dalam perjalanan menuju Allah, baik pemberontak mau pun tentera Presiden Assad membiarkan saya pergi." Selain membawa al Qur’an Hadzic juga membawa Injil di tas punggungnya, dia mengaku membawa kedua kitab suci tersebut "kerana saya orang yang sangat agamis".
 
"Jika saya tidak percaya kepada Allah bahwa dia bersama saya, melindungi dan menjaga saya, saya mungkin tidak akan mampu melewati Bulgaria, apalagi Mekah."
 
"Saya berjalan melintas tujuh negara, dua gurun, sejauh 5,700 kilometer, tanpa uang, hanya dengan sebuah tas punggung seberat 20 kilogram," katanya kepada BBC.
 

Hadzic akhirnya sampai ke Mekkah pada Sabtu (20/10) dan langsung sujud dan berdoa di tanah suci. Subhanallah.

Kisah Senad Hazdic itu diabadikan dalam sebuah buku berjudul
 Naik Haji Jalan Kaki 5700 Km dari Bosnia. []

Social Icons

Pages

HUBUNGI SAYA DI FB

Social Icons